<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dadi's Wong Semarang</title>
	<atom:link href="http://sudadi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sudadi.wordpress.com</link>
	<description>Hidup Bagai Air Mengalir</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Sep 2008 11:08:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='sudadi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/56a3c4e8c6de4b02a61c227b8deb8440?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dadi's Wong Semarang</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>ZAKAT MAUT JANGAN MENGURANGI SEMANGAT BERDERMA</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/19/zakat-maut-jangan-mengurangi-semangat-berderma/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/19/zakat-maut-jangan-mengurangi-semangat-berderma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 05:22:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskursus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[
 
Oleh : Sudadi 

Jasad duapuluh satu rakyat kecil yang tewas korban antrean zakat mal di Pasuruan sudah terkubur. Air mata keluarga yang ditinggalkan belum juga habis. Duka masih membawa luka hati dan rasa penyesalan yang sia-sia.  Kabar kematian yang datang bagai petir di siang bolong itu telah mengagetkan keluarga korban tetapi juga seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=165&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Oleh : Sudadi </span></p>
<p><a href="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress3.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-171" title="photogress3" src="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress3.jpg?w=58&#038;h=86" alt="" width="58" height="86" /></a></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Jasad duapuluh satu rakyat kecil yang tewas korban antrean zakat mal di Pasuruan sudah terkubur. Air mata keluarga yang ditinggalkan belum juga habis. Duka masih membawa luka hati dan rasa penyesalan yang sia-sia. <span> </span>Kabar kematian yang datang bagai petir di siang bolong itu telah mengagetkan keluarga korban tetapi juga seluruh negeri ini. Semua menyesalkan atas peristiwa tragis itu. Nasi sudah menjadi bubur, semua sudah terjadi dan korban yang sebagian besar kaum mustahik itu sudah menghadap Sang Khaliq. Duh Gusti&#8230;&#8230;., azab apalagi yang akan engkau timpakan kepada rakyatku yang kini masih dirundung kesulitan ekonomi yang tak jelas kapan berakhir.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Keluarga Dermawan Haji Syaikon mungkin tak pernah mengira, jika kejadian itu berujung maut dan menyeret anak lelakinya kini harus mempertanggungjawabankan atas peristiwa zakat maut itu. </span><span style="font-family:&quot;">Apapun penyesalan kita, apapun hukuman yang akan diberikan kepada keluarga dermawan itu, ingat&#8230;.., peristiwa itu juga karena kekuasaan Allah. Semoga Allah juga memberi ampunan dan tempat terbaik bagi para korban. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Jika kita ambil hikmah dari semua peristiwa itu, diantaranya karena :</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Tuhan      telah memberikan kita, akan contoh perbuatan baik seorang dermawan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Tuhan      telah memperingatkan kepada kita untuk selalu bekerja dengan cermat dan <span>mempertimbangkan segala akibat.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Tuhan telah      memperingatkan kita untuk tidak ”pamer” meski perbuatan membagi zakat itu      untuk tujuan mulia. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Kepada kaum mustahik yang akan memanfaatkan pembagian zakat agar bersikap sabar, ikhlas dan pasrah. Jangan selalu berebut, jika ada pemberian zakat atau uang dari siapa saja. Pertimbangkan<span> </span>keselamatan bagi diri dan untuk orang lain. Pikirkan apa arti dari sebuah bingkisan sembako atau uang yang puluhan ribu dibanding dengan harga sebuah nyawa. Disadari bahwa pemberian zakat sangat bermakna untuk menunjang kebutuhan menjelang lebaran ini. Meski demikian kita jangan sampai lengah hingga tak memperhatikan keselamatan. </span><span style="font-family:&quot;">Akan lebih baik jika kita belajar disiplin dan tertib dalam segala hal. Jangan mudah menuruti ajakan orang lain, jika phisik tidak kuat untuk berdesak-desakan, mendingan jangan lakukan&#8230;., meski tawaran zakat menggiurkan. Ingat keselamatan lebih penting dari sebuah nilai zakat yang hanya puluhan ribu rupiah tetapi berpotensi risiko.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Kepada kaum dermawan baik perorangan maupun organisasi, jadikan musibah zakat maut sebagai pelajaran terbaik. Jika akan melaksanakan pembagian barang atau uang lakukan pengaturan secermat mungkin. Kita harus bisa mengambil hikmah dari peristiwa itu dengan penuh arif dan bijaksana. Hindari pengelompokan massa yang hanya akan menimbulkan kekisruhan dan kerawanan. Untuk menghindari menumpukan massa, lakukan pengelolaan pembagian langsung dengan sistem manajemen waktu. Bagikan kupon berdasarkan jumlah dan waktu yang telah ditentukan. Akan lebih baik jika zakat bisa disalurkan ke lbadan amil zakat, pengurus masjid atau LSM yang kredibel dan punya jam terbang dalam penyaluran zakat.Alternatif terbaik, lakukan pembagian &#8220;door to door&#8221;.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Kejadian Pasuruhan jangan sampai menyurutkan semangat masyarakat untuk berzakat. Jadikan peristiwa itu sebagai pelajaran berharga dan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. </span><span style="font-family:&quot;">Mari kita tiru perbuatan baik keluarga H.Syaikon, <span> </span>untuk terus membantu rakyat yang masih membutuhkan uluran tangan kita. <span> </span>(*)</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/165/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=165&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/19/zakat-maut-jangan-mengurangi-semangat-berderma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress3.jpg?w=65" medium="image">
			<media:title type="html">photogress3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUDIK BERMOTOR, WASPADAI ANCAMAN KRIMINAL</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/14/mudik-bermotor-waspadai-ancaman-kriminal/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/14/mudik-bermotor-waspadai-ancaman-kriminal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 20:34:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskursus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sudadi
Waspadalah……, waspadalah ! Tindak kriminal jelang lebaran diprediksikan akan mewarnai situasi perjalanan mudik. Momen ramai orang mudik bermotor tidak luput dari incaran tindak kriminal. Berhati-hatilah kejaha

tan bisa terjadi dimana-mana, kapan dan bisa menimpa siapa saja. Antisipasi kita adalah mengenal situasi kerawanan, memahami bentuk kejahatan dan cara mengatasi. Pengenalan modus kejahatan ini bertujuan agar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=157&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><strong>Oleh : Sudadi</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Waspadalah……, waspadalah ! Tindak kriminal jelang lebaran diprediksikan akan mewarnai situasi perjalanan mudik. Momen ramai orang mudik bermotor tidak luput dari incaran tindak kriminal. Berhati-hatilah kejaha</span></p>
<p><a href="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-159" title="photogress2" src="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress2.jpg?w=73&#038;h=106" alt="" width="73" height="106" /></a></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">tan bisa terjadi dimana-mana, kapan dan bisa menimpa siapa saja. Antisipasi kita adalah mengenal situasi kerawanan, memahami bentuk kejahatan dan cara mengatasi. Pengenalan modus kejahatan ini bertujuan agar pemudik tetap waspada untuk tetap siap menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pola kerja penjahat profesional tak ada yang spontanitas, mereka selalu berbekal skenario dengan melibatkan kawananlebih dari satu atau dua orang. Itu semua bagian dari jurus pengelabuhan para pelaku dalam menjalankan praktek kejahatannya. Dalam memainkan sandiwaranya mereka mengatur sejumlah tahapan. Pelaku dalam melancarkan aktivitasnya ada yang menyamar layaknya pemudik, mereka juga bergerak dengan persiapan skenario yang rapi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Untuk itu hati-hati jika menghadapi orang yang sok akrab dengan berlagak sebagai orang yang santun layaknya orang baik, tetapi sesungguhnya itu hanya sebuah peran. Kebalikannya, kadang juga bisa kita jumpai orang yang sok berlagak layaknya petugas, main tuduh, main gertak. Semua itu hanya upaya <em>shock terapy </em>untuk menundukkan mental kita menjadi <em>down</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Alangkah baik jika kita juga mampu mengenali bentuk ancaman kriminalitas yang ada di jalan raya. Sebab pelaku kejahatan selalu memanfaatkan kesempatan di saat kita lengah. Ancaman yang sangat berbahaya adalah modus operandi perampasan, pencegatan, minuman beracun, gendam, penganiayaan bahkan sampai penghilangan nyawa. Disarankan jika melewati jalur sepi pemudik agar membentuk formasi rombongan, meski keberangkatannya berjalan sendirian tetap diusahakan untuk bergabung dengan yang lain. </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Kita Lawan Kejahatan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Kita harus lebih cerdas dari pelaku kejahatan, persempit ruang gerak mereka agar kita tidak jadi mangsa penjahat. Kejahatan harus kita waspadai, jika ada keberanian <span> </span>kita lawan bersama. Penjahat jangan diberi kesempatan bergerak sedikitpun, karena mereka sudah menjadi “virus” dari penyakit masyarakat. Jangan merasa aman meski aparat kepolisian rencananya akan menurunkan duapertiga dari kekuatan yang ada. Petugas kepolisian juga mempunyai keterbatasan dalam ruang gerak, untuk itu pemudik bisa memprakarsai keamanan swakarsa, karena pelaku kejahatan biasanya memilih jalur yang tak terjangkau oleh aparat keamanan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">1.<span> </span>Mensiasati ban kempes</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Kejahatan dengan pola pengempesan ban, modusnya menebar paku dengan tujuan agar pengendara terhambat perjalanannya. Dalam posisi demikian, tindakan awal berlakulah tenang jang menunjukkan kesan panic. Segera menepi dan tak usah menengok ban yang sudah kempes, itu hanya akan membuang waktu dan memberi peluang diketahui penjahat. Lakukan komunikasi via hape ke rombongan lain yang masih di depan atau belakang. Mintalah bantuan mencarikan posisi tukang tambal ban terdekat. Jika memungkinkan tukang tambal ban diajak serta untuk membantu tindakan sementara. Akan lebih baik jika tukang yang bersangkutan sudah siap menambal di tempat. Pada saat menunggu, berpura-puralah seperti sedang beristirahat dengan teta waspada.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">2.<span> </span>Menghindari orang pura-pura korban kecelakaan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Model ini sangat mudah mengecoh korban. Pelaku biasanya menggunakan scenario korban kecelakaan untuk memudahkan pencegatan. Kurangi kecepatan dan coba perhatikan secara cermat, benar korban kecelakaan murni atau tidak? Yang paling aman, berpura-puralah untuk berhenti menolong, tetaoi dalam posisi untuk meloloskan diri. Benar tidaknya kejadian kecelakaan itu, tak usah diperhatikan. Jika sudah agak jauh, Anda bisa menyampaikan informasi itu kepada petugas atau masyarakat setempat untuk melakukan pengecekan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">3.<span> </span>Menghadapi tuduhan tabrak lari</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika ada pelaku terkesan mengejar Anda dan menuduh telah melakukan tabrak lari. Jangan cepat panic, terus melaju kalau perlu diajak senyum. Dengan siasat bahasa tubuh, ajak mereka untuk terus bergerak menuju ke tempat lain yang ada orang. Berhentilah di tempat dimana ada orang yang bisa membantu untuk menyelesaikan. Jika mereka masih ngotot, terus lakukan pembicaraan untuk menarik perhatian orang lain berhenti. Kesempatan Anda, lakukan aksi gertak dan ganti Anda menuduh penjahat itu hanya mencari alasan. Yakinkan kepada orang yang mengrumuni saat itu bahwa Anda tak bersalah. Katakan itu hanya rekaan penjahat. Beginilah menghadapi penjahat, kita harus punya nyali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">4.<span> </span>Pencegatan “polisi” gadungan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pola pencegatan model jadi “polisi” gadungan ini juga bagian skenario ulah pelaku kejahatan. Modus mereka gampang ditebak, layaknya petugas mereka seolah melakukan pemeriksaan surat kelengkapan kendaraan. Dalam pemeriksaan semua surat oke, tetapi “polisi” gadungan ini bisa saja mencari kesalahan atau pelanggaran kita. Misalnya, soal spion tidak standar, nomor polisi yang bukan asli, membawa penumpang melebihi dari ketentuan, memnawa barang bawaan yang bisa mengganggu perjalanan, pelanggaran marka, dan macam-macamlah. Singkatnya “polisi” gadungan ini berpura-pura menilang dan ujung-ujungnya Anda uang damai. Untuk mensiasatinya, perhatikan kelengkapan seragam, mulai dari kelengkapan kepangkatan, topi, tanda nama, penggunaan sepatu, potongan rambut. Apalagi jika pakaian seragam ditutup jaket, pantas untuk mencurigainya. Jika berani, tanyakan identitas yang bersangkutan atau segera lapor ke petugas terdekat, tunjukkan ciri-ciri yang bersangkutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">6.<span> </span>Mengenal modus dengan ilmu gendam</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Inti dasar ilmu gendam adalah memanipulasi dan mengendalikan pikiran orang lain. Tujuan negatif adalah menghilangkan kesadaran seseorang agar menjadi penurut. Tipe pelaku kejahatan ini orangnya sok akrab dan mengawali tepukan pundak. Pertahankan pikiran tetap terjaga, jika tiba-tiba terasa kantuk yang tidak wajar</span><span style="font-size:10pt;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">ada kemungkinan bahwa seseorang yang bermaksud negatif sedang melakukan <em>&#8220;telepathic forcing&#8221;.</em> Tetaplah tenang dan hindari pikiran kosong dan upayakan pemengambilan nafas lalu keluarkan pelan-pelan. Fokuskan pikiran untuk tetap melakukan penolakan dan berusahalah agar pikiran kita tidak terjebak dalam lingkaran efek hipnotis. Jika ada pelaku yang berhasil mempengaruhi pikiran kita, modusnya ada yang menggiring korban ke ATM untuk menguras uang Anda, menuruti permintaan uang dan yang paling mungkin meminjamkan kendaraan tanpa Anda sadari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Mengenal ciri pelaku </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pengenalan ciri pelaku menjadi hal penting untuk bahan awal penyelidikan polisi dalam mengembangkan perkara. Korban sebagai pelapor harus bisa mengidentifikasi pelaku. Ciri-ciri yang bisa dikenal antara lain bentuk muka, mata, rambut, tinggi badan, logat bahasa, dan ciri khas lain. Jika pelaku kabur, tunjukkan arah, kendaraan motor atau mobil, warna, merk, nomor polisi dan ciri khas lain. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Tulisan ini tidak bermaksud memperkecil niat Anda untuk mudik, tetapi sekedar memberi gambaran situasi berbagai modus operandi tindak kriminalitas. Kebutuhan rasa aman adalah bagian dari hak asasi setiap manusia. Kejahatan tidak perlu ditakuti tetapi harus dilawan. Jalani perjalanan mudik dengan tenang,<span> </span>pasrah dan selalu memohon perlindunganNya. Insya perjalanan Anda akan selamat sampai tujuan. Amin.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/157/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/157/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=157&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/14/mudik-bermotor-waspadai-ancaman-kriminal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">photogress2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUDIK BERMOTOR DAN MANAJEMEN RISIKO</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/13/manajemen-risiko-mudik-bermotor/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/13/manajemen-risiko-mudik-bermotor/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 18:38:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sudadi 
Jika kita membayangkan mudik bermotor sebagai sebuah perjalanan sensasi, sikap kita harus seperti seorang akrobatis. Demikian juga, jika kita berpikir perjalanan itu bagai pertempuran, sasaran kita harus menjadi pemenang. Jika mudik bermotor sudah menjadi pilihan, kita harus bisa meminimalisasikan segala risiko yang mungkin bisa menimpa diri. 
Apapun motivasinya, disarankan agar Anda tetap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=149&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Oleh : Sudadi </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika kita membayangkan mudik bermotor sebagai sebuah perjalanan sensasi, sikap kita harus se</span><a href="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress4.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-173" title="photogress4" src="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress4.jpg?w=65&#038;h=96" alt="" width="65" height="96" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">perti seorang akrobatis. Demikian juga, jika kita berpikir perjalanan itu bagai pertempuran, sasaran kita harus menjadi pemenang. Jika mudik bermotor sudah menjadi pilihan, kita harus bisa meminimalisasikan segala risiko yang mungkin bisa menimpa diri. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apapun motivasinya, disarankan agar Anda tetap membuat perencanaan dan analisis perkiraan keadaan yang lebih cermat. Untuk itu Anda bisa menerapkan manajemen risiko dalam membuat perkiraan atas segala kemungkinan yang akan dan bakal terjadi.<br />
Untuk menekan risiko tersebut diperlukan orientasi rute dan peta potensi yang bisa menimbulkan hambatan dan ancaman sepanjang perjalanan. Untuk itu diperlukan sejumlah pemahaman yang antara lain : </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">PEMAHAMAN KARAKTER ANDA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Bagaimana kondisi mental? </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Bagaimana kondisi phisik?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apakah Anda tergolong suka ngebut ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apakah Anda tergolong emosional ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">PEMAHAMAN KONDISI KENDARAAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apakah motor dalam kondisi laik jalan?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apakah berboncengan ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apakah sendiri atau bersama rombongan?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apakah membawa barang?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Siapkan suku cadang yang perlu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Isilah bahan bakar sebelum mendekati habis</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Manfaatkan pos pelayanan pemegang merek</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">PEMAHAMAN RUTE</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pengenalan medan yang rawan macet, jalan rusak, kecelakaan dan kriminal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Plus-minus perjalanan siang atau malam </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Cermati tanda-tanda alam, khususnya terhadap perubahan cuaca</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Tentukan titik singgah dan siapkan jadwal<span> </span>perjalanan yang fleksibel</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">PEMAHAMAN KOMUNIKASI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Malu bertanya sesat di jalan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Siapkan catatan nomor telepon penting yang bisa dihubungi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Bertanyalah kepada petugas atau orang yang bisa dipercaya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jangan lupa membawa kartu identitas diri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Laporkan secara periodik dengan keluarga yang menunggu di rumah</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">PEMAHAMAN TERTIB LALU-LINTAS</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jangan lupa membawa surat kendaraan (SIM)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Cermati dan patuhi segala rambu lalu-lintas</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Lakukan perjalanan dengan disiplin, sopan dan tertib</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Hindari online dengan HP saat mengendarai motor</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jangan lupa untuk terus menghidupkan lampu, siang maupun malam hari</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika berjalan secara konvoi, bentuk formasi yang tidak mengganggu pengguna jalan lain</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Gunakan helm standar</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika Anda bersikap disiplin dan memahami tertib lalu lintas, berarti Anda sudah menekan risiko selama dalam perjalanan. Penerapan manajemen krisis mudik bermotor ini bisa menjadi pedoman singkat bagi pemudik bermotor dan  pengguna kendaraan lain. Pemikiran ini relevan dengan pepatah yang selalu diajarkan oleh orang tua kita : <em>“alon-alon waton kelakon”</em> (pelan-pelan asal selamat). Nasihat ini bermakna mendalam, agar kita tetap mengedepankan keselamatan dengan menghindari perilaku ceroboh dan tergesa-gesa. Kata kunci semua itu adalah : “Utamakan Keselamatan” dan patuhi segala aturan lalu-lintas.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/149/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/149/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=149&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/13/manajemen-risiko-mudik-bermotor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sudadi.files.wordpress.com/2008/09/photogress4.jpg?w=65" medium="image">
			<media:title type="html">photogress4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUDIK BERMOTOR, MENGAPA TIDAK ?</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/11/mudik-bermotor-mengapa-tidak/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/11/mudik-bermotor-mengapa-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 17:43:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskursus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sudadi
Keputusan mengendarai motor roda dua bagi sebagian besar pemudik asal Jakarta, bukan tanpa alasan. Mereka yang tergolong ekonomi bawah, mudik bermotor kini dinilai paling banyak diminati. Momentum mudik tetap akan menjadi ritual bersama untuk merayakan lebaran di kampung halaman, meski pilihan  mengendarai motor bukan tanpa risiko. Fenomena mudik bermotor ini tak ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=141&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Oleh : Sudadi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Keputusan mengendarai motor roda dua bagi sebagian besar pemudik asal Jakarta, bukan tanpa alasan. Mereka yang tergolong ekonomi bawah, mudik bermotor kini dinilai paling banyak diminati. Momentum mudik tetap akan menjadi ritual bersama untuk merayakan lebaran di kampung halaman, meski pilihan  mengendarai motor bukan tanpa risiko. Fenomena mudik bermotor ini tak ada aturan yang bisa mencegah dan setiap tahun tetap akan terus bertambah. Persoalannya adalah bagaimana pemerintah menfasilitasi pemudik ini dengan lebih memperhatikan keselamatan dan kenyamanan selama dalam perjalanan tanpa mengganggu pengguna jalan lain. Inilah potret negeri kita saat ini. Apa yang menjadi alasan mereka memilih mudik dengan kendaraan bermotor, ada beberapa pertimbangan :</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Alat      transportasi ini murah dan anti macet </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Waktu      perjalanan tak ditentukan orang lain</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Dapat      berhenti atau singgah dimana dan kapan saja</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Menimbulkan      kesan tersendiri</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Dapat      ditumpangi satu sampai tiga orang (satu orang anak kecil) </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Langsung      mencapai tujuan</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Sebagai      simbol keberhasilan </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Terhadap kaum mudik ini, kita patut memberi perhatian ekstra khusus. Mengingat perjalanan yang akan ditempuh sangat jauh, mencapai ratusan sampai limaratusan kilometer lebih. Kita tak mungkin bisa mencegahnya, kecuali selalu mengingatkan mereka untuk tetap disiplin dalam mematuhi tertib lalu lintas dan menjaga keselamatan diri dan untuk orang lain. Perjalanan mudik akan menghadapi banyak tantangan, karena mereka harus menyusuri puluhan kota di wilayah pantura dan jalur selatan dengan berbagai kondisi medan yang bervariasi. Kemampuan fisik dan keterampilan berkendara akan sangat berpengaruh dalam menghadapi berbagai hambatan dan rintangan di jalan raya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Berdasar survei Dephub, pada jalur mudik tahun ini terdapat 1.097 titik rawan kemacetan, 1.633 titik rawan kecelakaan, serta 1.102 titik rawan tindakan kriminal. Titik rawan macet dan kondisi jalan rusak terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Dirjen Perhubungan Darat Iskandar Abubakar menuturkan, pemudik yang menggunakan angkutan jalan raya (mobil pribadi dan motor) diperkirakan mencapai 6,92 juta. Sedangkan pemudik dengan kendaraan umum diprediksi 15,79 juta jiwa.</span></p>
<p>Di Jawa Barat, titik macet berada di Pertigaan Nagrek, Pamanukan, Pertigaan Tomo, Persimpangan Sadang, pintu Tol Padalarang Barat, Persimpangan Subang, dan Loh Bener. Titik rawan macet di Jawa Tengah berada di Kutoarjo, Prembun, Gombong, Sumpyuh, dan Sukaraja.</p>
<p>Titik rawan macet di Jawa Timur meliputi Lamongan, Jombang, Kertosono, kawasan semburan lumpur Lapindo, dan Situbondo. Dephub akan memberlakukan sistem buka-tutup untuk daerah rawan macet dan kondisi yang jalannya rusak.</p>
<p>Terkait kesiapan infrastruktur, Departemen PU menjamin jalur mudik tahun ini lebih baik dan aman. Sebab, di jalan pantai utara Jawa dari Jakarta hingga Semarang dan Demak sepanjang 547 kilometer sudah ada empat lajur dan dilengkapi median jalan.</p>
<p>Di Semarang, telah dibangun empat lajur untuk ruas Semarang-Kaligawe-Sayung-Demak sepanjang 30 kilometer. Bahkan, Kaligawe-Batas Semarang dilayani delapan lajur sepanjang dua kilometer. Tahun lalu, sebagian jalur mudik di Jateng masih dua lajur tanpa median jalan sehingga rawan kecelakaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">&#8221;Arus mudik tidak akan terganggu pekerjaan jembatan karena 14 buah telah selesai dikerjakan sebelum arus mudik,&#8221; terang Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak. Untuk wilayah Surabaya, PU memperbaiki ruas Yosowilangun-Kalianak-Greges. Di kawasan ini sudah ada empat lajur dengan konstruksi beton bertulang. Demikian pula jalur alternatif kawasan semburan lumpur Lapindo, yakni Japanan-Mojosari-Krian sepanjang 23 kilometer</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Sumber Mabes Polri memperkirakan, pemudik bermotor tahun ini akan mencapai 2,5 juta unit, dibanding tahun lalu ada peningkatan 18 persen. &#8221;Tahun lalu korban meninggal dunia saat arus mudik dan arus balik mencapai 789 jiwa. Lebih dari 90 persen pengguna sepeda motor,&#8221; ujar Direktur Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Pol Yudi Sushariyanto dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR di Jakarta belum lama ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Membandingkan negara lain, peristiwa mudik dalam jumlah jutaan orang dan unit motor barangkali hanya terjadi di Indonesia. Pada saat yang sama, penduduk Ibukota Jakarta hampir separoh lebih akan akan berkurang untuk sementara. Bahkan diperkirakan 70 persen dari jumlah pemudik akan kembali ke Jawa untuk memanfaatkan liburan lebaran antara 7 sampai dengan 14 hari. Mulai dari H-7, mereka secara berangsur akan bergerak menyusuri jalur pantura hingga hari H saat lebaran. Mereka hanya berharap bisa kembali ke kampung halaman yang sudah lama dirindukan. Untuk itu mari kita doakan, <span> </span>semoga perjalanan pemudik ini selamat tanpa ada hambatan apapun dan dapat merayakan Idul Fitri bersama sanak saudara yang dicintainya. Amin.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/141/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/141/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=141&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/11/mudik-bermotor-mengapa-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LANGKAH AWAL KEPEMIMPINAN BIBIT CENDERUNG TIDAK POPULER</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/10/langkah-awal-kepemimpinan-bibit-cenderung-tidak-populer/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/10/langkah-awal-kepemimpinan-bibit-cenderung-tidak-populer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 04:48:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskursus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sudadi
Analisis pemberitaan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo di media massa terakhir ini, kita  bisa membaca sejumlah isu yang paling menonojol diantaranya tentang polemik pengadaan mobil dinas baru, pemanggilan sejumlah LSM, rakor ketahanan pangan, seremonial pelantikan sejumlah pejabat bupati sementara dan soal kebijakan penertiban kawasan gubernuran. Berita yang menyangkut kebijakan semacam itu dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=133&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Oleh : Sudadi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Analisis pemberitaan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo di media massa terakhir ini, kita  bisa membaca sejumlah isu yang paling menonojol diantaranya tentang polemik pengadaan mobil dinas baru, pemanggilan sejumlah LSM, rakor ketahanan pangan, seremonial pelantikan sejumlah pejabat bupati sementara dan soal kebijakan penertiban<span> </span>kawasan gubernuran. Berita yang menyangkut kebijakan semacam itu dari kajian komunikasi sangat tidak populer untuk ekspose gubernur baru. Gubernur dan staf harus mulai memperhitungkan setiap ekspose kebijakan yang bisa mengakibatkan opini dan pencitraan yang kurang sedap. Apakah suatu kebijakan itu bisa menimbulkan polemik atau akan menambah dukungan masyarakat ? Dampak setiap pemberitaan akan terus dicermati oleh masyarakat. Sejumlah elemen masyarakat yang kritis akan terus memperhatikan kata demi kata yang diucapkan gubernur. Jabatan gubernur tidak lepas dari jabatan politis, sedikit kesalahan dalam menentukan kebijakan akan mengundang tanggapan dari berbagai pihak. Untuk itu gubernur perlu mensiasati semua kebijakan dengan tetap mempertimbangkan peran pencitraan sebagai seorang pemimpin yang selalu berpihak kepada kepentingan banyak pihak. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Nampaknya masyarakat Jawa Tengah harus bersabar menunggu janji Gubernur Jateng Bibit Waluyo untuk merealisasi obsesi “Bali Desa Bangun Desa”. Kita masih menanti realisasi apa yang akan dikembangkan dan kapan program bisa diketahui masyarakat luas ? Perjalanan “blusak-blusuk” masuk desa selama tiga bulan kini masih terus dilakukan. Kajian tentang sejumlah persoalan yang ditemui selama kunjungan dari desa ke desa masih membutuhkan analisis. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Dalam soal mobil dinas baru, kalangan anggota DPRD menilai soal pengadaan mobil dinas baru sebagai hal yang wajar dan prosedural, tetapi sesungguhnya ada momentum yang sangat baik jika saat itu gubenur tegas menolak. Hasilnya akan meraih point simpati rakyat. Soal pemanggilan LSM, juga ada yang menyayangkan langkah yang diambil gubenur. Jika kebijakan yang diambil menurut gubenur baik dan tak merugikan rakyat mengapa harus meladeni LSM ? Tentang kebijakan membenahan kawasan jalan pahlawan semarang <span> </span>(sekitar kantor gubernuran), mestinya saat seorang penjabat pemkot semarang mengumumkan tak perlu menyebut sebagai usulan gubernur. Kebijakan penertiban semacam itu akan dinilai sebagai hal yang tak popular. Dampaknya akan berakibat menghilangkan mata pencaharian pedagang kaki lima yang notabene juga wong cilik dan lenyapnya ruang publik yang biasa digunakan sebagai tempat mangkal anak muda dari berbagai komunitas otomotif. Walikota semarang perlu mensikapi lebih arif atas usulan gubernur tersebut untuk menampung semua kepentingan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Kita tidak berharap awal kepemimpinannya justru akan terjebak dengan hal-hal kurang mendapat simpati masyarakat dan tetap melakukan prioritas kebijakan yang lebih fokus untuk kesejahteraan rakyat jawa tengah. Gubernur harus bisa menghindari hal-hal yang sepele dari kebijakan yang tidak populer. Kesempatan awal kepemimpinan harus bisa mengambil hati rakyat. Langkah awal yang perlu dipikirkan bagi seorang gubernur, secara internal mestinya lebih menitikberatkan kinerja, meningkatkan disiplin dan etos kerja bagi aparatnya dan eksternal gubernur juga bisa membangun komunikasi intensif dengan berbagai elemen masyarakat. Komunikasi perlu agar gubernur tidak hanya memperoleh masukan dari aparat bawahan tetapi juga dari masyarakat luas. Untuk itu gubernur harus membuka akses<em> direct </em>melalui SMS atau <em>email.</em> Komunikasi dengan teknologi informasi ini sangat efektif, karena<span> </span>akan menghilangkan gap antara pemimpin dengan rakyatnya. Gubernur pernah menyatakan harapan dukungan semua pihak, konsekuensinya secara kongkret gubernur harus siap membuka akses komunikasi langsung untuk hindari kebijakan yang sepihak dan tak sepaham dengan keinginan rakyat.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/133/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/133/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=133&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/10/langkah-awal-kepemimpinan-bibit-cenderung-tidak-populer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SBY MESTINYA BISA GUNAKAN BAHASA TUBUH, UNTUK HINDARI MARAH</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/30/sby-tak-perlu-marah-cukup-dengan-bahasa-tubuh/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/30/sby-tak-perlu-marah-cukup-dengan-bahasa-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 11:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sudadi
Kalau tak salah, aksi teguran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini adalah kali kedua dilakukan, setelah yang terakhir pada Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (28/8) di Lantai II Kompleks Istana Jakarta. Kebetulan saya sempat menyaksikan tayangan berita di teve swasta. Reaksiku pertama : “Wow…, ini bisa jadi berita menarik”. Dalam tayangan itu terpancar ekspresi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=123&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Oleh : Sudadi</p>
<p class="MsoNormal">Kalau tak salah, aksi teguran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini adalah kali kedua dilakukan, setelah yang terakhir pada Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (28/8) di Lantai II Kompleks Istana Jakarta. Kebetulan saya sempat menyaksikan tayangan berita di teve swasta. Reaksiku pertama : “Wow…, ini bisa jadi berita menarik”. Dalam tayangan itu terpancar ekspresi wajah SBY menunjukkan sikap marah sambil menudingkan tangan ke arah audience. Sungguh ini tontonan yang sangat menusuk perasaan rakyat, keterlaluan (kebangeten.bhs jawa) dan memalukan.</p>
<p class="MsoNormal">Saya baru ingat nasihat bijak “Jadilah Pendengar yang Baik”. Kata bijak ini rupanya tidak sampai di istana, buktinya sejumlah menteri kabinet masih bisa ngobrol di saat pemimpinnya mengurai persoalan kenegaraan yang sangat penting. Kalau SBY jengkel dan memuntahkan kemarahannya kepada para pembantu presiden itu sangat manusiawi. Menteri yang ngobrol itu seperti tak ada rasa hormat pada pemimpinnya.</p>
<p class="MsoNormal">Ketika tayangan itu disaksikan jutaan pemirsa ada yang spontan memberi komentar, ada yang serius membahas peristiwa itu. Bahkan diantara teman-teman terekam berbagai komentar : “Presiden Juga Manusia”, bisa marah, serius, dan ada kalanya santai. Pendapat lain, ada yang memilih memberikan pandangan berbeda. Menurut mereka, SBY harusnya bisa menahan diri, meski layak untuk melakukan teguran tetapi itu tak perlu mengekspresikan sikap marah. Alasannya, adegan itu diliput banyak media dan disaksikan oleh jutaan pemirsa. Entah setelah teguran itu, suasana rapat apakah apakah berubah menjadi kontra produktif, tegang, atau peserta semakin dalam tekanan? Bisa juga spontanitas kemarahan SBY akan menjadi peringatan bagi para pembantu presiden atau untuk yang lain. Agar mereka lebih bisa saling menghormati, apalagi dalam forum rapat resmi kepresidenan.</p>
<p class="MsoNormal">Bahasa Tubuh</p>
<p class="MsoNormal">Adegan itu nampak spontan, tetapi SBY barangkali tak menyadari hal itu. Sikap semacam bisa berpengaruh bagi sebuah pencitraan seorang presiden. Lho…, presiden koq emosional. Sebagai pempimpin, harusnya cukup mengemas isyarat dengan bahasa tubuh. Presiden saat itu cukup diam sejenak, sambil memandang dan menunggu menteri tersebut berhenti ngobrol. Jika menteri sudah tahu diri, presiden bisa menyampaikan ucapan yang sifatnya sindiran; “Terima kasih, ternyata kalian bisa diam dan masih mau memperhatikan pidato saya” Cara ini barangkali akan mengundang simpati dan menunjukan kebesaran sebagai seorang pemimpin. Bagi pelaku juga akan timbul rasa malu dan menyesali atas kekhilafan.</p>
<p class="MsoNormal">Para pemimpin kita bisa banyak belajar dari penampilan Presiden Soeharto. Almarhum mantan presiden di era orde baru itu masih meninggalkan kesan mendalam dalam soal yang satu ini. Presiden yang dijuluki <em>The Smiling General </em>terpancar aura yang sangat kuat. Kekuatan jiwa menunjukkan kematangan seseorang dalam mensikapi berbagai persoalan dan tak mudah panik.</p>
<p class="MsoNormal">Semua menteri di zaman orde baru sangat hafal dalam memaham berbagai model bahasa tubuh. Alkisah, Pak Harto mempunyai tradisi mengundang menteri di ruang kerja presiden secara terbatas. Entah apa yang akan dibicarakan, para menteri tidak tahu, tetapi mereka membiasakan diri untuk tak mengambil inisiatif<span> </span>dengan satu katapun. Mereka hanya menunggu isyarat, jika Pak Harto sudah mulai menyeruput secangkir teh itu tanda pembicaraan sudah bisa dimulai. Itupun mereka tetap diam sebelum presiden membuka pembicaraan atau menunjuk ke salah satu menteri untuk menyampaikan laporan. Kapan pembicaraan itu akan berlanjut, kapan pertemuan dianggap selesai, juga ada isyaratnya. Meski pembicaraan itu dinilai belum tuntas dan tiba-tiba Pak Harto menyeruput teh berikutnya – itu tanda jika rapat sudah harus disudahi. Para pembantu presiden, sudah tak ada yang mengintrupsi atau mengajukan pertanyaan. Karena teh terakhir sudah mengisyaratkan <em>is over</em>, rapat berakhir dan tak perlu dilanjutkan.</p>
<p class="MsoNormal">Bahasa tubuh sangat efektif untuk mengembangkan komunikasi interpersonal. Misalnya, ada seorang pemimpin, selalu senyum meski masukan bawahan kadang tak berkenan, demikian juga terhadap laporan yang ABS, dia juga tetap senyum. Sesungguhnya pempimpin yang baik selalu dapat membaca setiap karakter bawahannya. Pemimpin memang harus bisa marah, tetapi tetap harus menjaga suasana hati. (*)</p>
<p class="MsoNormal">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/123/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/123/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=123&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/30/sby-tak-perlu-marah-cukup-dengan-bahasa-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS : MELAKUKAN PERJALANAN DI SAAT HUJAN</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-melakukan-perjalanan-di-saat-hujan/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-melakukan-perjalanan-di-saat-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 07:23:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Diskursus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[MELAKUKAN PERJALANAN DI SAAT HUJAN
Oleh  :  Sudadi
Jika akan melakukan perjalanan, apa dan bagaimana antisipasi kita menghadapi jika selama perjalanan mengalami hujan. Ada sejumlah tips, untuk mengendarai kendaraan tetap aman dan nyaman di musim hujan, antara lain :
1. Yakinkan, bahwa peralatan pembersih kaca (waper) berjalan sempurna.
2. Yakinkan, bahwa ban Mobil Anda tidak akan mudah slip.
3. Yakinkan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=47&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>MELAKUKAN PERJALANAN DI SAAT HUJAN</p>
<p>Oleh  :  Sudadi</p>
<p>Jika akan melakukan perjalanan, apa dan bagaimana antisipasi kita menghadapi jika selama perjalanan mengalami hujan. Ada sejumlah tips, untuk mengendarai kendaraan tetap aman dan nyaman di musim hujan, antara lain :</p>
<p>1. Yakinkan, bahwa peralatan pembersih kaca (waper) berjalan sempurna.<br />
2. Yakinkan, bahwa ban Mobil Anda tidak akan mudah slip.<br />
3. Yakinkan, bahwa mesin penggerak ac berjalan normal.</p>
<p>4. Yakinkan, bahwa lampu penerang jalan berjalan sempurna dan terang untuk penglihatan jarak lk 25 meter. Jika perlu lengkapi kendaraan dengan lampu anti kabut.</p>
<p>1. Jangan berjalan dengan kecepatan tinggi, ideal maksimal 60 km/perjam.<br />
2. Mengatur jarak antara kendaraan satu dengan yang lain, minimal 50 meter.<br />
3. Jika jalan licin, dan kendaraan Anda mengalami slip, jangan panik – tetaplah dalam kondisi sigap. Posisi kemudi tetap diarahkan lurus ke depan, jangan sekali-kali melakukan gerakan membelok pada posisi kemudi.<br />
4. Jika terlanjur terjebak di lintasan genangan air, dan Anda terpaksa harus melanjutkan perjalanan karena masih memungkinkan bisa dilewati – gunakan porsneling satu dengan posisi pijakan setengah kopling. Ini berguna untuk menekan laju buangan udara dari knalpot agar tidak kemasukan air.<br />
5. Jika perjalanan gagal, dan Anda terjebak dalam genangan air – jangan melanjutkan perjalanan. Cari bantuan untuk mendorong kendaraan ke tempat lebih aman.<br />
6. Jika hujan sangat lebat dan berkabut, usahakan untuk tidak melanjutkan perjalanan. Berhentilah di tempat yang aman, seperti di SBPU, restoran, atau di Kantor Polisi terdekat.</p>
<p>7. Hindari jalur jalan yang diperkirakan terjadi genangan air hujan, cari informasi jalur alternatif yang aman.</p>
<p>Jangan lupa berdoa, semoga perjalanan Anda selamat sampai tujuan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=47&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-melakukan-perjalanan-di-saat-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS CALEG : SOAL NOMOR URUT</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-caleg-soal-nomor-urut/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-caleg-soal-nomor-urut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 02:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Umum]]></category>
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Dalam pemilu 2009 mendatang nomor urut tetap menjadi dasar bagi KPU untuk menentukan caleg terpilih. Jika kali ini masih dapat nomor sepatu terima dengan rasa ikhlas,  berapapun nomor urut pencalonan yang ditetapkan partai adalah amanah. Nomor meski bisa menjadi penentu, akan tak bermakna jika tak ditandai dengan semangat perjuangan untuk memenangkan kepentingan rakyat dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=111&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Dalam pemilu 2009 mendatang nomor urut tetap menjadi dasar bagi KPU untuk menentukan caleg terpilih. Jika kali ini masih dapat nomor sepatu terima dengan rasa ikhlas, <span> </span>berapapun nomor urut pencalonan yang ditetapkan partai adalah amanah. Nomor meski bisa menjadi penentu, akan tak bermakna jika tak ditandai dengan semangat perjuangan untuk memenangkan kepentingan rakyat dan kejayaan partaimu. Berapa posisi nomor urut, bukan jaminan kemudahan untuk raih “kursi”. Nomor aman bukan berarti nyaman. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Sesungguhnya nomor jadi atau nomor sepatu mempunyai peluang yang sama. Bagi yang dapat nomor sepatu, jangan kecil hati !  Jadikan nomor buntut sebagai kekuatan motivasi untuk lebih bekerja keras dan cerdas untuk raih suara sebanyak-banyaknya. Tunjukkan kemampuan dan dedikasimu kepada partaimu, sesungguhnya seorang caleg adalah tiang penyangga bagi tegak dan tumbuhnya partai. Anda akan raih kehormatan dan kebanggaan jika akhirnya dapat menyumbangkan suara terbanyak meski Anda diposisikan di bangku cadangan. Selamat Berjuang. (Sudadi)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/111/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/111/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=111&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-caleg-soal-nomor-urut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BLOG BIKIN SAYA KECANDUAN INTERNET</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/28/blog-bikin-saya-kecanduan-internet/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/28/blog-bikin-saya-kecanduan-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 16:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskursus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Dalam satu bulan ini saya nyaris mengalami kecanduan internet. Sehari kurang lebih dari tiga jam saya habiskan waktu di depan laptop untuk berselancar di dunia maya. Kebiasaan ini tak pernah saya lakukan sebelumnya, paling komputer yang saya miliki hanya sekedar main game untuk menghilangkan penat setelah seharian bekerja. Kadang saya hanya lakukan email dengan teman-teman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=106&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Dalam satu bulan ini saya nyaris mengalami kecanduan internet. Sehari kurang lebih dari tiga jam saya habiskan waktu di depan laptop untuk berselancar di dunia maya. Kebiasaan ini tak pernah saya lakukan sebelumnya, paling komputer yang saya miliki hanya sekedar main <em>game</em> untuk menghilangkan penat setelah seharian bekerja. Kadang saya hanya lakukan email dengan teman-teman jaringan kerja di daerah, materi email juga masih terbatas dalam hubungan kerja. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Bagai tukang bongkar, tanganku terus mengaduk-aduk berbagai topik yang saya sesuaikan dengan <em>need</em> profesiku. Teknologi informasi ini sungguh sangat besar manfaatnya bagi penunjang kerja atau untuk keperluan lain. Dengan internet saya serasa berada dalam suatu ruangan perpustakaan yang sangat besar bahkan internet juga bisa kita anggap sebuah pasar yang tak terbatas ruang dan waktu. Ribuan bahkan jutaan manusia di belahan bumi ini bisa bebas berkomunikasi tanpa dibatasi, suku, bangsa, agama dan status soial.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Yes.., saya tak lagi “gaptek”, kataku spontan. Maklum generasi level usia saya umumnya pada alergi ikuti perkembangan IT. Pengalaman yang saya peroleh, langsung saya tularkan kepada teman-teman untuk ikuti jejakku. Upaya sebar “virus” bikin blog di internet masih mengalami hambatan, alasannya klasik “gaptek”, mereka merasa sudah ketinggalan jaman. Dalam hati saya akan tetap memotivasi teman-teman, mengapa ? Karena kita bekerja di perusahaan media massa, malu jika tak paham mengoperasikan internet. Apalagi jika ada yang mengaku belum miliki nomor email, wow memalukan. “Hari gini…, tak punya email sama halnya primitive” Gitu louh !</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Motivasi ini saya dapatkan saat ada rekan kerja dari bagian IT Saudara Gawang menawarkan kepada saya untuk membuatkan blog gratis. “Bener nih gratis, tanyaku meyakinkan”. Tanpa pikir panjang, saya mengiyakan dan sekaligus memohon pertolongan kepada rekan saya ini untuk membuatkan blog. Tak terlalu lama, kisaran sepuluh menit hanya diperlukan pengisian admin data pribadi – saya memilih head <strong>“Sudadi’s Wong Semarang”</strong> pada blog wordpress<strong><em> </em>nomor id : sudadi.wordpress.com</strong> seketika itu langsung dapat dioperasikan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Wow.., saya semakin berbunga-bunga dan merasa beruntung karena ada teman yang mau memberi motivasi positif. Gawang tahu saya memang hobi menulis dan itu saya sadari sebagai orang yang bekerja di perusahaan media dituntut untuk selalu <em>well inform.</em> Dalam sehari saya sudah memproduksi lima tulisan dan langsung diterbitkan. Tak tahunya selang beberapa saat, muncul sejumlah komentar dari orang yang tak kukenal. Pengalaman inilah yang menjadikan saya lebih termotivasi. Motto saya tiada hari tanpa menulis. <strong>(Sudadi)</strong></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/106/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/106/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/106/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=106&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/28/blog-bikin-saya-kecanduan-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS AMAN TINGGALKAN RUMAH SAAT MUDIK</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/27/tips-aman-tinggalkan-rumah-saat-mudik/</link>
		<comments>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/27/tips-aman-tinggalkan-rumah-saat-mudik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 16:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang perlu dipersiapkan jika suatu saat Anda dan seluruh keluarga memutuskan mudik lebaran. Sementara rumah harus ditinggalkan dalam keadaan kosong atau hanya ditunggu pembantu atau kerabat dekat. Apa yang harus dilakukan agar perjalanan selamat, rumah juga aman meski tanpa tuan rumah. Berikut ini sejumlah tips yang perlu diperhatikan :
1. Beritahu tetangga, RT atau penjaga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=104&subd=sudadi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Apa yang perlu dipersiapkan jika suatu saat Anda dan seluruh keluarga memutuskan mudik lebaran. Sementara rumah harus ditinggalkan dalam keadaan kosong atau hanya ditunggu pembantu atau kerabat dekat. Apa yang harus dilakukan agar perjalanan selamat, rumah juga aman meski tanpa tuan rumah. Berikut ini sejumlah tips yang perlu diperhatikan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Beritahu tetangga, RT atau penjaga keamanan setempat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Usahakan lampu rumah menyala pada malam hari. Mintalah bantuan penjaga malam untuk menghidupkan/mematikan melalui alat meter listrik yang terletak depan rumah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Untuk tetap terjaga komunikasi dengan tetangga dan penjaga keamanan lingkungan atau sebaliknya, tinggalkan alamat tujuan mudik, nomor hape atau nomor telepon yang bisa dihubungi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pastikan semua perlengkapan eletronik dan instalasi listrik di rumah aman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pastikan semua harta benda yang ditinggalkan aman, jika perlu semua perlengkapan dan peralatan elektronik berharga ditempatkan dalam satu kamar. Sedangkan barang berharga seperti perhiasan bisa dititipkan sahabat atau kerabat dekat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pastikan kunci pengaman rumah dalam kondisi aman, jika perlu lakukan pengamanan berlapis dengan menambah sejumlah kunci pada tempat tertentu. Alternatif lain, kunci pada ruang tertentu diganti dengan yang baru, sebab bukan tidak mungkin kunci Anda sudah digandakan oleh pembantu yang kini sudah tak bekerja ditempat Anda.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Khusus untuk rumah yang hanya ditunggu pembantu atau kerabat dekat, ada hal-hal yang perlu dipesankan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika suatu saat ada orang yang tak dikenal menelepon rumah menanyakan keberadaan tuan rumah, katakan agar penjaga rumah menjawab kalau Bapak sedang tidur, atau sedang berada di rumah tetangga. Sebab bukan tidak mungkin penelepon adalah orang yang sengaja mencek apakah rumah terdapat penghuni atau tidak. Modus ini biasa digunakan oleh pelaku yang selalu memanfaatkan momen lebaran untuk tujuan yang tidak kita inginkan. Jika penelepon terus melakukan panggilan, agar ditanyakan identitas penelepon, nomor telepon/hape, apa keperluan, mungkin yang bersangkutan mau meninggalkan pesan.Tuan rumah disarankan untuk selalu komunikasi dengan penjaga rumah dengan tujuan untuk memonitor setiap perkembangan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika ada tamu datang, penjaga agar membuat kesan bahwa tuan rumah ada di tempat. Apalagi tamu tersebut tak kenal tamu, disarankan untuk selalu menerima di luar rumah dan mengatakan Bapak atau Ibu sedang istirahat. Jangan banyak pembicaraan, kalau si tamu ingin memaksakan menunggu disarankan untuk datang di waktu lain. Dan tanyakan keperluannya, hal ini untuk memanfaatkan kesempatan komunikasi dengan tuan rumah yang lagi mudik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Jika malam hari, penjaga rumah juga disarankan untuk menghidupkan radio atau teve agar menimbulkan kesan bahwa rumah masih terdapat penghuni.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Waspada di siang hari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pembobolan rumah paling sering justeru di siang hari. Modus operandi mereka yang perlu diwaspadai adalah model penyamaran sebagai tukang servis ac, listrik, pdam atau pengantar barang. Hati-hati modus ini sangat rapi dan sudah banyak yang membobol rumah dengan pola seperti ini. Penyamaran mereka sangat sulit dibedakan dengan tenaga asli. Untuk meyakinkan penghuni, umumnya mereka datang dengan kendaraan mobil, berseragam bahkan ada yang melengkapi diri dengan surat tugas atau kartu identitas diri. Kedatangan mereka pasti sudah dipersiapkan, mungkin juga sudah lama melakukan pengendusan terhadap situasi rumah yang akan dijadikan sasaran. Prosesnya, seperti yang sudah dikemukakan di atas, dimulai dengan orientasi keberadaan penghuni dengan melakukan telepon ke rumah atau bertamu sebelumnya. Perhatikan sebelum memutuskan pulang mudik, ingat apakah hari sebelum ini apa ada suatu kejadian yang kadang tak pernah diperhatikan. Lakukan perekeman dengan semua penghuni rumah, apakah sebelum ini terdapat hal-hal yang mencurigakan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> Ok, teruskan niat Anda untuk pulang mudik. Yakinkan semua berjalan aman dan ikuti sejumlah petunjuk tersebut di atas. Jangan lupa berdoa untuk keselamatan Anda sekeluarga. (Sudadi)</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sudadi.wordpress.com/104/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sudadi.wordpress.com/104/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sudadi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sudadi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sudadi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sudadi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sudadi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sudadi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sudadi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sudadi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sudadi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sudadi.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sudadi.wordpress.com&blog=4187897&post=104&subd=sudadi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/27/tips-aman-tinggalkan-rumah-saat-mudik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3e490e329782fc4560df5aaa07275ee?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sudadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>