<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Dadi's Wong Semarang</title>
	<atom:link href="http://sudadi.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sudadi.wordpress.com</link>
	<description>Hidup Bagai Air Mengalir</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2008 16:12:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR, WASPADAI ANCAMAN KRIMINAL oleh che guevara</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/14/mudik-bermotor-waspadai-ancaman-kriminal/#comment-30</link>
		<dc:creator>che guevara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 16:12:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=157#comment-30</guid>
		<description>Terima kasih atas tipsnya semoga berguna bagi pembaca yang lain..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas tipsnya semoga berguna bagi pembaca yang lain..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di BLOG BIKIN SAYA KECANDUAN INTERNET oleh che guevara</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/28/blog-bikin-saya-kecanduan-internet/#comment-29</link>
		<dc:creator>che guevara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 16:08:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=106#comment-29</guid>
		<description>Wah,, semoga terus berkarya pak,,, maju terus kota semarang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah,, semoga terus berkarya pak,,, maju terus kota semarang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ZAKAT MAUT JANGAN MENGURANGI SEMANGAT BERDERMA oleh gus</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/19/zakat-maut-jangan-mengurangi-semangat-berderma/#comment-28</link>
		<dc:creator>gus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 09:37:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=165#comment-28</guid>
		<description>sepengetahuan saya, besaran zakat yang diterima oleh mustahik (fakir, miskin, etc) sebesar kebutuhan hidup, ditambah kebutuhan untuk membuka usaha sendiri. Karenanya ada syarat tambahan bahwa penerima zakat (khususnya zakat maal) bisa membayar zakat ditahun2 berikutnya. Karena itulah  Islam menganjurkan terbentuknya &#039;Baitul Maal&quot; atau badan keamilan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sepengetahuan saya, besaran zakat yang diterima oleh mustahik (fakir, miskin, etc) sebesar kebutuhan hidup, ditambah kebutuhan untuk membuka usaha sendiri. Karenanya ada syarat tambahan bahwa penerima zakat (khususnya zakat maal) bisa membayar zakat ditahun2 berikutnya. Karena itulah  Islam menganjurkan terbentuknya &#8216;Baitul Maal&#8221; atau badan keamilan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR, MENGAPA TIDAK ? oleh sakinah</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/11/mudik-bermotor-mengapa-tidak/#comment-27</link>
		<dc:creator>sakinah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 02:52:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=141#comment-27</guid>
		<description>Selamat mudik.
Wisma Sakinah - Comfortable Home Stay &amp; Guest House - A good place for your Lebaran Holiday. Jl. Kumudasmoro Barat No. 24 Semarang, phone 024 7623460.
Pls visit : http://wisma-sakinah.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat mudik.<br />
Wisma Sakinah &#8211; Comfortable Home Stay &amp; Guest House &#8211; A good place for your Lebaran Holiday. Jl. Kumudasmoro Barat No. 24 Semarang, phone 024 7623460.<br />
Pls visit : <a href="http://wisma-sakinah.com" rel="nofollow">http://wisma-sakinah.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ZAKAT MAUT JANGAN MENGURANGI SEMANGAT BERDERMA oleh eeda</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/19/zakat-maut-jangan-mengurangi-semangat-berderma/#comment-26</link>
		<dc:creator>eeda</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 16:10:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=165#comment-26</guid>
		<description>Semua ini terjadi akibat kurangnya pemahaman orang Islam sendiri tentang penyaluran zakat. Sebagian juga karena sifat riya yang tidak bisa dipungkiri banyak dimiliki orang kaya di negeri ini. 
Mudah2an kejadian di Pasuruan menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih bs memanage zakat agar lebih banyak orang yang menerima manfaatnya. Misanya punya uang Rp 2 juta untuk zakat. Kalau dibagi-bagikan ke banyak orang dengan nilai nominal yang cm Rp 20 ribu, jelas tidak akan terasa manfaatnya. Bagi sipenerimapun, uang Rp 20 ribu akan langsung &#039;&#039;menguap&#039;&#039; tanpa ia benar2 merasakan manfaatnya.
Akan sangat berarti jika uang Rp 2 juta itu diserahkan ke badan amil zakat dan kemudian dikumpulkan dengan uang zakat lain, dan kemudian di&#039;&#039;sulap&#039;&#039; menjadi sst yang berguna bagi lebih banyak orang. Misalnya mendirikan rumah sakit bg kaum miskin. Jadi, sama2 mengeluarkan Rp 2 juta tapi kan manfaatnya beda. Nah Pak Dadi sendiri gimana nih? disalurkan ke mana zakatnya pak? hihihi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua ini terjadi akibat kurangnya pemahaman orang Islam sendiri tentang penyaluran zakat. Sebagian juga karena sifat riya yang tidak bisa dipungkiri banyak dimiliki orang kaya di negeri ini.<br />
Mudah2an kejadian di Pasuruan menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih bs memanage zakat agar lebih banyak orang yang menerima manfaatnya. Misanya punya uang Rp 2 juta untuk zakat. Kalau dibagi-bagikan ke banyak orang dengan nilai nominal yang cm Rp 20 ribu, jelas tidak akan terasa manfaatnya. Bagi sipenerimapun, uang Rp 20 ribu akan langsung &#8221;menguap&#8221; tanpa ia benar2 merasakan manfaatnya.<br />
Akan sangat berarti jika uang Rp 2 juta itu diserahkan ke badan amil zakat dan kemudian dikumpulkan dengan uang zakat lain, dan kemudian di&#8217;&#8217;sulap&#8221; menjadi sst yang berguna bagi lebih banyak orang. Misalnya mendirikan rumah sakit bg kaum miskin. Jadi, sama2 mengeluarkan Rp 2 juta tapi kan manfaatnya beda. Nah Pak Dadi sendiri gimana nih? disalurkan ke mana zakatnya pak? hihihi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR DAN MANAJEMEN RISIKO oleh sudadi</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/13/manajemen-risiko-mudik-bermotor/#comment-25</link>
		<dc:creator>sudadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 11:08:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=149#comment-25</guid>
		<description>Ya mudik bermotor potret keterpaksaan. Lebih lagi pelayanan jasa angkutan lain juga tak menjamin aman, lagian sudah tak terjangkau oleh saudara kita kelas bawah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya mudik bermotor potret keterpaksaan. Lebih lagi pelayanan jasa angkutan lain juga tak menjamin aman, lagian sudah tak terjangkau oleh saudara kita kelas bawah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR DAN MANAJEMEN RISIKO oleh eeda</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/13/manajemen-risiko-mudik-bermotor/#comment-24</link>
		<dc:creator>eeda</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 09:09:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=149#comment-24</guid>
		<description>Sebenarnya serem pak mudik pake motor. Tp gimana lagi, iklim ekonomi kurang bersahabat saat ini. Naik bis atau kereta, biayanya ga bisa dibilang murah. Belum lagi biaya mobilitas selama di kampung nanti. So, motor menjadi pilihan. Padahal resiko kecelakaan lebih besar tp karena keadaan ekonomi yg menghimpit, many ppl ga bisa menghindarinya. 
Saya yakin kl Indonesia sudah sejahtera dan maju, ga akan ada lagi orang mbela2in mudik pake motor. It&#039;s too risky.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya serem pak mudik pake motor. Tp gimana lagi, iklim ekonomi kurang bersahabat saat ini. Naik bis atau kereta, biayanya ga bisa dibilang murah. Belum lagi biaya mobilitas selama di kampung nanti. So, motor menjadi pilihan. Padahal resiko kecelakaan lebih besar tp karena keadaan ekonomi yg menghimpit, many ppl ga bisa menghindarinya.<br />
Saya yakin kl Indonesia sudah sejahtera dan maju, ga akan ada lagi orang mbela2in mudik pake motor. It&#8217;s too risky.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR DAN MANAJEMEN RISIKO oleh Mudik Lebaran Bermotor &#171; IMBALO NAMAKU</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/13/manajemen-risiko-mudik-bermotor/#comment-23</link>
		<dc:creator>Mudik Lebaran Bermotor &#171; IMBALO NAMAKU</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 04:40:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=149#comment-23</guid>
		<description>[...] MUDIK BERMOTOR DAN MANAJEMEN RISIKO [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] MUDIK BERMOTOR DAN MANAJEMEN RISIKO [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR, MENGAPA TIDAK ? oleh Singal</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/11/mudik-bermotor-mengapa-tidak/#comment-20</link>
		<dc:creator>Singal</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 13:37:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=141#comment-20</guid>
		<description>Hati-hati, jangan ngebut, semoga selamat sampai ditujuan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hati-hati, jangan ngebut, semoga selamat sampai ditujuan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUDIK BERMOTOR, MENGAPA TIDAK ? oleh imbalo</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/09/11/mudik-bermotor-mengapa-tidak/#comment-19</link>
		<dc:creator>imbalo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 13:09:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=141#comment-19</guid>
		<description>salam mas Sudadi 
sudah mampir ke blog ku, di Vietnam pun banyak lho orang mudik naik speda motor  http://www.youtube.com/watch?v=3B84CcLB5TU
Berbahadia lah orang yang masih bisa mudik, mengunjungi sanak saudara yang masih ada.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam mas Sudadi<br />
sudah mampir ke blog ku, di Vietnam pun banyak lho orang mudik naik speda motor  <a href="http://www.youtube.com/watch?v=3B84CcLB5TU" rel="nofollow">http://www.youtube.com/watch?v=3B84CcLB5TU</a><br />
Berbahadia lah orang yang masih bisa mudik, mengunjungi sanak saudara yang masih ada.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
