<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: TIPS CALEG : SOAL NOMOR URUT</title>
	<atom:link href="http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-caleg-soal-nomor-urut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-caleg-soal-nomor-urut/</link>
	<description>Hidup Bagai Air Mengalir</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2008 16:12:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: eeda</title>
		<link>http://sudadi.wordpress.com/2008/08/29/tips-caleg-soal-nomor-urut/#comment-16</link>
		<dc:creator>eeda</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 14:29:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sudadi.wordpress.com/?p=111#comment-16</guid>
		<description>Idealnya sih combine antara no urut dan perolehan suara. Saya bisa memahami beberapa caleg dari salah satu partai kecewa karena suara dia banyak tp karena dia di no urut sepatu, akhirnya ya tetap ga jadi. Kl semata2 no urut , khawatirnya kaya kejadian sekarang ini pak. Jual beli no urut di banyak partai kan jadi marak bgt. Lha kl caleg en partainya udah ga bener kaya gitu, gimana ntar kl jadi anggota dewan pak? alamat korupsi lagi deh buat balik modal.
Kl semata2 suara terbanyak juga rawan. Yang ada para caleg itu hanya memperjuangkan dirinya sendiri dan bisa membuat soliditas partai goyah. 
Makanya itu saya setuju kl combine. Jadi win-win solution lah. Mudah2an jual beli no urut dan sikap hanya mementingkan diri sendiri bisa diminimalisir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Idealnya sih combine antara no urut dan perolehan suara. Saya bisa memahami beberapa caleg dari salah satu partai kecewa karena suara dia banyak tp karena dia di no urut sepatu, akhirnya ya tetap ga jadi. Kl semata2 no urut , khawatirnya kaya kejadian sekarang ini pak. Jual beli no urut di banyak partai kan jadi marak bgt. Lha kl caleg en partainya udah ga bener kaya gitu, gimana ntar kl jadi anggota dewan pak? alamat korupsi lagi deh buat balik modal.<br />
Kl semata2 suara terbanyak juga rawan. Yang ada para caleg itu hanya memperjuangkan dirinya sendiri dan bisa membuat soliditas partai goyah.<br />
Makanya itu saya setuju kl combine. Jadi win-win solution lah. Mudah2an jual beli no urut dan sikap hanya mementingkan diri sendiri bisa diminimalisir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
